
Proxy server adalah program yang menerima permintaan (request)dari klien, seperti browser web atau ftp klien,dan kemudian meneruskan permintaan tersebut ke server internet yang dituju. Salah satu program yang cukup powerfull dalam menangani masalah keterbatasan kecepatan akses dan keamanan data yang dipergunakan untuk menangani keperluan internet adalah SQUID. Bagi seseorang administrator jaringan,merupakan tugas utama untuk mengatur lau-lintas data dalam suatu jaringan baik dari dalam maupun keluar jaringan. Squid merupakan pilihan terbaik untuk membangun proxy server karena selain handal juga gratis dan mendukung fitur ICP.
Melalui proxy server,seolah-olah klien merasaberinteraksi secara langsung dengan server internet yang dituju.Kenyataannya,sebelum data atau permintaannya disampaikan ke tujuan, data tersebut diarahkan terlebih dahulu ke server proxy,kemudian server proxy akan meneruskan ke server yang dituju,yaitu internet.
Dibawah ini adalah perbandingan antara klien yang menggunakan proxy dan tidak menggunakan proxy :
1.Tanpa Proxy
Browser web/Klien FTP -->> Server Internet
2.Melalui Proxy
Browser web/Klien FTP -->> Server Proxy->Server Internet
Kelebihan Operating System yang menggunakan proxy adalah data yang diminta dari klien akan diarahkan ke server proxy kemudian dilanjutkan ke server internet.Pada saat data dari server datang,data tersebut akan diarahkan oleh server internet ke server proxy kemudian server proxy meneruskan data tsb ke klien yg memintanya.
Disamping memberikan data ke klien,server proxy juga menyimpan salinan data itu sebagai webcache di hardisk.Apabila ada user lain yg meminta data yg sama,maka server proxy akan mengambil data tersebut dari hardisknya tanpa harus melakukan koneksi ke server internetyg menyediakan data tsb. Kalau permintaan yg sama dilakukan oleh user berkali-kali tentu akan mempengaruhi kecepatan akses internet secara signifikan.
Instalasi Proxy Server
setup proxy:
1.ambil source squid di ftp (gateway) atau download di www.squidcache.org
2.ekstrak source
3.kompilasi dan setup
4.start proxy
1.Download Source di www.squidcache.org
misal disini kita akan menggunakan squid-2.6.stable-13.tar.gz
2.untuk mengekstrak source maka digunakan perintah:
tar -zxvf squid-2.6.stable-13.tar.gz
3.langkah selanjutnya adalah membuat group misal groupnya kita beri nama squid
#groupadd squid
setelah itu kita membuat user dengan nama squid
#useradd -g squid -d /home/squid squid
Buat direktory dengan nama squid yang akan diletakan pada direktory usr/local
#mkdir /usr/local/squid
#mkdir /home/squid
rubah kepemilikan directory:
#chown -r squid:squid /home/squid
#cd squid-2.6.stable13
#./configure --prefix=/usr/local/squid
#make
#make install
#chown -R squid:squid /usr/local/squid
ganti password squid dengan:
#passwd squid
4. LOGIN dengan user squid
#/usr/local/squid/sbin/squid -Z
#/usr/local/squid/sbin/squid -dfy
Apa Itu Proxy server
Tool untuk Menghilangkan Virus Conficker

Virus Conficker yang juga dikenal sebagai Downadup atau ada yang menyebutnya Kido menyebar ke seluruh internet pada Januari lalu dengan cara sulit dideteksi. Dalam empat hari jutaan komputer telah menjadi korban. Saat ini, virus itu sudah beranak pinak menjadi delapan varian.
Conficker diperkirakan melakukan hal besar pada 1 April dan menyebabkan kiamat pada jaringan internet. Indikasi itu didapat, saat perusahaan keamanan membongkar isi virus dan mendapati kode, Conficker mengontak komputer pembuatnya pada 1 April dan menunggu perintah yang harus dilakukan.
Serangan Conficker ini menjadi topik besar koran dunia. Koran The Sun Inggris menuliskan “Jutaan komputer di seluruh dunia akan meleleh pada 1 April, karena virus yang mematikan. Worm Windows yang disebut Conficker bisa memberikan akses tak terbatas ke mesin yang terinfeksi di seluruh dunia,”.
Sementara The Globe and Mail Kanada menuliskan “World Wide Web (WWW) berpotensi akan rusak, kode berbahaya itu telah menyebabkan militer Prancis harus mendaratkan pesawat tempurnya”.
Selama enam bulan terakhir Conficker telah membuat teknisi komputer tidak bisa tidur nyenyak dalam menjaga sistem komputer perusahaan maupun pemerintahan agar tetap aman. Conficker diperkirakan telah menginfeksi 3 juta hingga 12 juta PC yang menjalankan sistem operasi Windows milik Microsoft Corp.
Conficker pertama kali muncul akhir November lalu, dengan mengeksploitasi permasalahan pada software Microsoft. Raksasa software telah mengeluarkan tambalan, tapi komputer yang belum menginstal tambalan itu masih banyak dan rawan terinfeksi. Lebih gawat lagi virus ini juga bisa menyebar melalui USB flash disk.
Lalu apakah Conficker sudah membuat kerusakan pada 1 April? Sampai saat ini, Conficker.C belum menunjukkan gejala melakukan sesuatu yang besar.
Sementara bagi pengguna computer rumahan maupun perkantoran, Conficker bisa diperintahkan untuk menghancurkan data penting, seperti data MS Office (MS Word, Excel atau database). Selain juga bisa melumpuhkan komputer dengan melakukan format hardisk.
Mendeteksi komputer yang sudah terinfeksi Conficker sangat mudah. Salah satu tanda komputer sudah jadi korban adalah jika lancar berselancar di internet, namun tidak bisa mengakses situs Microsoft.
Termasuk tidak bisa mengakses situs vendor anti virus ternama. Pembuat Conficker memasukkan fitur itu untuk mencegah mesin yang terinfeksi, agar tidak bisa mendowload program penghapus virus.
Pencegahan utama agar tidak tertular Conficker adalah dengan menginstal Patch MS 08-067 yang terdapat di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS08-067.mspx
Selain itu jaringan komputer harus dilindungi dengan program antivirus yang terupdate . Kemampuan Conficker yang bisa menyebar melalui flashdisk menyebabkan virus ini cepat menyebar di Indonesia. Namun faktor utama Conficker bisa menyebar dengan cepat adalah, karena mengeksploitasi celah keamanan MS 08-067 yang belum ditambal dengan lengkap.
Jika komputer anda terkena Virus Conficker atau anda sekedar mau mengecek apakah kena anda bisa menggunakan beberapa tool conficker di bawah:
AREA DOWNLOAD
* Kaspersky : Link 1, atau Link 2
* Eset : Link1, atau Link 2
* PCMAV : Link 1, atau Link 2
Ciri-Ciri Email Phising

Phising atau dengan kata lain pencurian data data account penting yang dilakukan seorang hacker untuk menjebak orang lain agar mau memberikan data datanya, phising dilakukan melalui berbagai cara salah satunya melalui e-mail, email phising ini biasanya bertujuan untuk mencuri data data account kita, email seperti ini harus kita hindari, cara menghindarinya adalah dengan tidak usah menghiraukannya, dan kita blokir alamat email dari si pengirim e-mail phising tersebut
Untuk mengetahui ciri dari email phising tersebut adalah dengan melihat dan memperhatikan dari subject dan isinya, ciri email phising sebagian sebagai berikut :
1. Verify your Account
Kalau verify nya meminta username, password dan data lainnya, jangan memberikan reaksi balik. Namun kalau setelah kita mendaftar account di suatu situs dan harus memverifikasinya dengan mengklik suatu URL tertentu tanpa minta mengirimkan data macam-macam, ya lakukan saja.
2. If you don't respond within 48 hours, your account will be closed
Harap baca baik-baik dan tidak perlu terburu-buru. Tulisan di atas hanya "propaganda" agar pembaca panik dan tidak berpikir jernih.
3. Dear Valued Customer
Ini juga hati-hati. Karena e-mail phishing biasanya targetnya itu random, jadi e-mail tersebut bisa menggunakan kata-kata ini. Tapi suatu saat mungkin akan menggunakan nama kita langsung, ini juga harus waspada. Kebocoran nama biasanya karena kita aktif di milis atau forum tertentu
4. Click the Link Below to gain access to your account
Ada beberapa hacker yang iseng dengan menampilkan masked URL Address atau alamat yang palsu. Walaupun interface webnya nanti sama, tapi kalau diminta registrasi ulang atau mengisi informasi sensitif, itu patut dipertanyakan.
Apabila menemukan e-mail berciri seperti diatas diharap agar anda berhati hati, kalau tidak yakin sebaiknya tidak usah dihiraukan,
Tips Bagaimana Menghindari Virus

Akhir akhir ini banyak sekali malware baik itu virus, trojan, rootkit dan sebgainya beredar di dunia maya internet yang mengintai kita sebagai pengguna internet, tidak sedikit dari perngguna internet yang merasakan kerugian akibat dari malware ini, cara penyebarannya juga sudah sangat beragam kalau dulu hanya melalui attachment e-mail melalui diskte, sekarang bisa melalui script di web tertentu, melalui flashdisk ataupun menyusup ke dalam program program tertentu sdikit tips guna mengurangi resiko terjangkit virus, ingat hanya mengurangi resiko bukan seratus persen terbebas dari virus
1. E-mail attachment jangan dibuka secara otomatis. Jika anda
menggunakan Outlook Express, Outlook, Eudora, Netscape, dsb
set program e-mail tersebut agar attachment tidak membuka
secara otomatis.
2. Hanya buka e-mail attachment dari pengirim yang anda kenal.
Sebelum membuka attachment, scan terlebih dahulu. Hal ini
juga berlaku bagi pengguna web-mail seperti yahoo, hotmail,
dsb.
3. Jangan membuka attachment e-mail yang anda curigai
mengandung virus walaupun e-mail tersebut berasal dari orang
yang anda kenal. Cek terlebih dahulu dengan si pengirim
sebelum anda membukanya.
4. Jangan membuka attachment dengan ekstensi VBS, SHS, atau
PIF. Ekstensi tersebut umumnya digunakan oleh virus dan
worms.
5. Jangan membuka attachment dengan ekstensi ganda, seperti
nama_file.BMP.EXE atau nama_file.TXT.VBS.
6. Apabila menerima e-mail berupa iklan, jangan membuka
attachmentnya ataupun membuka/mengikuti web link yang
mereka sertakan.
7. Jangan membuka attachment dengan nama file yang sensual.
E-mail bervirus sering mengunakan nama file yang menggoda.
8. Jangan mempercayai ikon yang disertakan dalam attachment.
Worm sering mengirimkan file bervirus dengan ikon yang mirip
dengan ikon gambar, teks, ataupun file.
9. Hindari membuka attachment dari orang tak dikenal pada saat
chatting dengan menggunakan IRC, ICQ atau Instant
Messenger.
10. Hindari men-download file dari newsgroup publik yang tidak
dikenal karena media tersebut sering digunakan oleh pencipta
virus untuk mendistribusikan virusnya. Termasuk didalamnya
adalah freeware (program gratis), screensavers, game, dan
berbagai program yang bisa dieksekusi (biasanya menggunakan
ekstensi .EXE atau .COM).
11. Apabila harus mendownload file dari Internet, pastikan bahwa
anda melakukan scanning terlebih dahulu sebelum membuka
program tersebut. Download semua file dalam satu folder,
kemudian lakukan scanning atas folder tersebut.
12. Jangan share folder komputer anda. Apabila harus melakukan
sharing, jangan share keseluruhan drive (misal seluruh drive C)
atau directory Windows – dan lindungi sharing folder tersebut
dengan password.
13. Install software anti-virus dan selalu update data anti-virus
anda.
14. Konfigurasikan agar program anti-virus anda bekerja setiap kali
komputer melakukan booting dan bekerja setiap saat
(perhatikan ikon V-shield harus muncul di tray desktop
komputer anda).
15. Selalu scan floppy disk sebelum menggunakannya.
16. Pastikan anda menggunakan program security yang selalu di update
untuk panduan memilih program security baik itu antivirus maupun program security lainnya silahkan baca DISINI
SEMOGA BERMANFAAT DAN TETAP BERHATI HATI, SETIAP SAAT VIRUS DAN REKANNYA DAPAT MEMBUAT ADA PUSING
